Memaksimalkan Sinyal Satelit dalam tracking

Maksimalnya sinyal yang ditangkap oleh parabola dari satelit adalah pencapaian titik akurat dari tiga sudut, yaitu sudut deklenasi, elevasi, dan azimuth. Jika tiga titik ini sudah akurat maka sempurnalah proses tracking antena parabola.

Banyak orang yang memajang foto kualitas sinyal hasil tracking mereka di medsos, tetapi menurut admin besarnya sinyal bukanlah tolak ukur dari maksimalnya hasil tracking. Bisa saja sinyalnya besar, namun kualitasnya kalah dengan yang sinyalnya pas-pasan karena tiap-tiap perangkat memiliki kemampuan yang berbeda-beda.

Dua buah dish dengan merek dan ukuran yang sama, dipasang pada tempat yang sama, bisa saja hasilnya berbeda, apalagi dipasang ditempat yang berbeda.

Kalau sinyal sudah besar namun trackingnya belum maksimal, ketika ada beberapa chanel yang sinyal dari satelitnya sedikit ngedrop, maka sinyal besar tersebut akan merosot tajam bisa-bisa hilang sama sekali.

Berbeda dengan tracking yang maksimal. Walaupun sinyal yang didapat tidak begitu besar, namun jika sinyal dari satelit sedikit ngedrop, maka penurunan sinyal yang ditangkap tidak begitu banyak.

Sebagai contoh:
Parabola A menerima sinyal RCTI sebesar 60%. Tracking belum maksimal
Parabola B menerima sinyal RCTI sebesar 55%. Tracking maksimal

Suatu hari sinyal RCTI dari satelit sedikit ngedrop, maka:
Parabola A menerima sinyal RCTI sebesar 40%
Parabola B menerima sinyal RCTI sebesar 45%

Suatu hari sinyal RCTI dari satelit lebih ngedrop lagi, maka:
Parabola A menerima sinyal RCTI sebesar 30%
Parabola B menerima sinyal RCTI sebesar 20%

Begitulah kira-kira gambaran tracking maksimal dan tracking tidak maksimal.


Apakah yang dimaksud maksimal dan belum maksimal dalam tracking?

Dalam tracking, posisi dish dalam menerima sinyal satelit memiliki simpang baku. Artinya sebuah dish dalam menerima sinyal dari satelit memiliki siklus seperti gunung. Ketika sebuah dish mengarah tepat ke satelit, disitulah angka tertinggi dalam menerima sinyal.

Dan ketika sebuah dish melenceng sedikit saja dari satelit, maka dish tetap bisa menerima sinyal namun sinyal yang didapat tidak sebesar ketika dish benar-benar mengarah ke satelit. Lihatlah gambar berikut ini:


Dari gambar yang sebelah kiri bisa dilihat kalau sebuah dish kalau arahnya tepat ke satelit, maka titik fokus sinyal akan tepat di tengah Lnb. Sedangkan pada gambar yang kanan, posisi dish tidak mengarah ke satelit dengan tepat sehingga titik fokus sinyal tidak tepat ditengah lnb, sinyalnya bisa masuk ke lnb, tetapi kualitas tidak terlalu bagus.

Patokan memaksimalkan tracking adalah dengan menggoyangkan dish ke empat arah, yaitu utara, selatan, timur, barat, dan menaik turunkan posisi lnb serta memutar dish dari tiang penyangga ke kiri dan kenanan.

Ketika tracking kita sudah bisa lock satelit yang dituju, kita perlu menggoyangkan dish sedikit ke utara, selatan , timur, barat, sampai mencapai titik sinyal paling besar. jika sudah besar, kita juga harus mencoba putar posisi dish dari pipa tiang penyangga dish kekiri dan kekanan sampai ditemukan titik maksimal. Jika sudah maksimal, kita ginggal mengencangkan bautnya seerat mungkin.

Hal diatas dengan mudah dilakukan kalau cuma menggunakan 1 lnb saja, lalu bagaimana kalau menggunakan 2 lnb atau lebih? tentunya jarak lnb harus tepat. Untuk menentukan jarak lnb yang kurang maksimal silahkan baca: Menentukan jarak lnb yang kurang tepat saat tracking.

Jika jarak lnb tepat, maka satelit yang dituju akan sama kuat pada titik fokusnya.


Belum ada Komentar untuk "Memaksimalkan Sinyal Satelit dalam tracking"

Posting Komentar

Berkomentar silahkan di kolom ini.

Mohon Tidak Memasukkan Link Aktif dalam Komentar

by ~ Kreasi Parabola

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel