LNB 2R / 4R Quad

LNB 2R atau 4R secara teknis menggunakan sistem Quad. Yaitu penguat antena (main) vertikal dan horisontal hidup semua. Kemudian setelah dari penguat didorong oleh satu modulator tunggal. Yaitu satu modulator digunakan untuk dua polarisasi sekaligus dengan posisi terpisah.

Setelah frekwensi dirubah ke frekwensi yang lebih rendah oleh modulator dan melewati 2 transistor penguat signal, kemudian kedua sinyal yang didapat (vertikal dan horisontal) masuk pada tahap pemisah antara vertikal dan horisontal.

Sistem pemisah inilah yang sangat berperan penting dalam menentukan kualitas signal yang didapat. Sistem ini menggunakan sistem buka-tutup ground dengan memakai 2 buah IC. Ic pertama berfungsi sebagai switch Vertikal/horisontal.

Seperti yang kita ketahui bahwa switch vertikal/horisontal menggunakan selisih voltase tegangan (vertikal=13v dan horisontal 18v). Perbedaan voltase ini ditangkap oleh Ic pertama dan dari ic pertama ini mengeluarkan arus 5volt. Jadi jika vertikal (13v), IC pertama tidak mengeluarkan arus. Dan jika horisontal (18v), ic pertama mengeluarkan arus 5volt. Dari arus 5v ic pertama kemudian dihubungkan ke ic kedua.

IC kedua berfungsi sebagai switnya. Jika ic kedua mendapat suplai arus 5v, maka ic kedua ini membuka jurusan signal horisontal dan menutup jurusan signal vertikal dan menjemper signal vertikal tersebut dengan ground.

Jika ic kedua tidak mendapat suplai arus 5v, maka ic kedua ini akan membuka jurusan signal vertikal dan menutup jurusan signal horisontal dan menjemper signal horisontal dengan ground.

Signal keluaran dari ic kedua ini kemudian masuk ke sebuah tingkan penguat tahap akhir dan kemudian keluar sudah menjadi signal yang siap pakai. Bagi para pembaca apabila ada yang ingin bertanya atau mengkritik atau memberi saran saya persilahkan dan akan saya jawab sepengetahuan saya.

11 Komentar untuk "LNB 2R / 4R Quad"

  1. om, klo signal horisontal dan vertikal terbuka apa yang terjadi?

    BalasHapus
  2. kalau signal horisontal dan vertikal terbuka dan jadi satu dlm outputnya maka terjadi bad signal dan resiver tdk bs menerimanya..

    BalasHapus
  3. bisa tampilin gambarnya gak mas??? apa bedanya dengan LNB twin? maklum mas sy suka cari2 tau dikit

    BalasHapus
  4. Maaf mas, saya Muhammad dari Sumenep, Madura. Ini pertanyaan mengenai ISTILAH yang saya temui dalam artikel-artikel mas (BUKAN istilah yang dipakai oleh pengunjung dalam komentarnya).

    1. Apa yang dimaksud dengan LNB 2r? Apakah:
    ->lnb 2 output dimana masing-masing output terdiri dari dua polaritas sekaligus (dual polarity); vertikal dan horizontal? ATAU
    ->lnb 2 ouput dimana 1 output polaritas vertikal dan 1 output polaritas horizontal?

    2. Apa yang dimaksud dengan LNB dual output? Misalnya pada artikel "http://najwatehnik.blogspot.com/2012/10/pasang-3-atau-4-resiver-dengan-lnb-2r.html"

    Sekali lagi maaf, pertanyaan ini saya sampaikan HANYA agar saya lebih memahami artikel-artikel mas..(baru belajar pasang parabola sendiri mas)

    Terima kasih atas penjelasannya....

    BalasHapus
  5. Pak maaf mau nanya, saya bingung, apa perbedaan lnb dual output cband twin, dan lnb dual output cband H/V, di atas lnb nya dkt conektor kiri kanan ada tulisan H dan V. dan klo lnb twin dual output ada tulisan REC dn LNB, apakah ini untuk dua tv,tks pak

    BalasHapus
  6. Maaf pak 1 pertanyaan lgi, saya mempunyai 2 buah lnb cband dual output, dan 1 lnb cband single output, klo untuk pararel dua tv, menggunakan alat apa yah pak, tks pak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pakai 2 switch diseq dan divider. Caranya hampir sama dengan Perakitan 4 lnb untuk 2 receiver. Cuma bedanya tanpa lnb asiasat 7 dan asiasat 5. Artinya hanya menggunakan lnb dual out untuk palapa dan singgel untuk telkom

      Hapus
  7. Asalam.. pak maaf mau nanya klo lnb cband 4 out dan single out saya pasang dua untuk dua tv bisa tdk yah, dan untuk pararel memerlukan swithc diseq dan divider tdk pak, tks pak

    BalasHapus

Berkomentar silahkan di kolom ini.

Mohon Tidak Memasukkan Link Aktif dalam Komentar

by ~ Najwa Tehnik

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel