Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

3 Poin Utama Dalam Memasang Parabola Mini

KreasiParabola.com - Secara umum memasang parabola mini (offset) jauh lebih gampang daripada memasang parabola besar (fokus). Ini karena mekanisme parabola mini lebih simpel ketimbang parabola besar.

Perakitan parabola besar juga membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan pemasangan parabola mini karena parabola besar berupa beberapa keping yang harus dirangkai agar menjadi bundaran yang utuh. Disamping itu pemasangan tiang penyangga juga harus lebih kuat karena bebannya lebih berat.

Walaupun inti mentracking parabola adalah sama yaitu mengarahkan sudut deklenasi, elevasi dan azimuth, namun penerapan 3 sudut tersebut berbeda antara parabola mini dan parabola besar.

Berikut 3 poin utama yang harus dilakukan dalam memasang parabola mini:

Poin 1. Mengarahkan parabola mini

Yang pertama adalah mengarahkan parabola. Arah ini bisa sebagai sudut deklenasi atau elevasi. Seperti kita ketahui kalau suduh deklenasi adalah sudut kemiringan bujut (utara-selatan). Sedangkan sudut elenasi adalah sudut kemiringan timur-barat.

Posisi kita dari arah satelit bisa merubah sudut ini. jika kita berada di utara, timur, barat, atau selatannya satelit, maka posisinya bisa menyebabkan perbedaan sudut ini

Kita harus tau arah satelit dari tempat kita. Sebuah satelit posisinya berderet di garis katulistiwa.

  • Jika kita berada di sebelah selatannya garis katulistiwa, maka posisi satelit tentunya cenderung serong kearah utara.
  • Jika posisi kita berada tepat di garis katulistiwa, maka posisi satelit lurus ke barat atau timur tergantung satelit yang akan di tracking.
  • Jika posisi kita berada di utaranya garis katulistiwa maka posisi satelit cenderung serong ke selatan.

Untuk mengetahui arah satelit dari lokasi kita silahkan baca: Cara mencari arah satelit

Arah parabola mini ditunjukkan dengan arah tiang penyangga lnb. Gambarnya seperti ini:

Mengarahkan Parabola Mini
Mengarahkan Parabola Mini

Kita tidak harus tau persis arah satelit dari kita, melainkan cukup di kira-kira saja. Kalauperkiraan arah satelit sudah didapat kita bisa menyisir arah tersebut.

Tinggal parabolanya kita putar sedikit-sedikit di lokasi tersebut dan dinaik-turunkan pelan-pelan sesuai teknik mentracking parabola mini.

Poin 2. Mengarahkan Konektor LNB

Poin kedua adalah mengarahkan konektor lnb. Arah konektor lnb pada lnb ku-band adalah petunjuk kalau arah konektor itu adalah arah polaritas vertikal.

Jika arah konektor ini salah, maka kalau ditracking sinyalnya tidak akan masuk. Arah konektor ini juga tidak mutlak harus pas persis, melainkan hanya dikira-kira saja.

Walaupun arahnya tidak tepat persis, tetapi arahnya sudah mendekati arah yang asli, maka sinyal sudah bisa masuk. Kalu sinyal sudah masuk kita tinggal memaksimalkannya saja.

Mengarahkan Konektor LNB
Mengarahkan Konektor LNB

Menetukan arah konektor ini sudah admin tulis dalam artikel tersendiri. Silahkan baca: Menentukan Arah Konektor Lnb Ku-Band.

Poin 3. Menyeting Receiver Dengan Benar

Agar sinyal bisa masuk tentunya setingan receiver sudah benar. Kalau salah pada setingannya, maka tracking sampai capek sinyalnya tidak kunjung masuk. Untuk ku-band, frekuensi lnb harus universal 9750-10600.

Transponder juga harus di perhatikan. Pilihlah transponder dengan sinyal terkuat. Polaritas juga harus diperhatikan apakah polaritasnya vertikal atau horisontal.

Menseting Receiver Dengan Benar
Menseting Receiver Dengan Benar

Demikianlah artikel tentang poin-poin yang harus diperhatikan untuk mentracking parabola mini.

Posting Komentar untuk "3 Poin Utama Dalam Memasang Parabola Mini"

Berlangganan via Email