Parabola Mini, 2 Kelebihan dan 1 Kekurangan

Parabola Mini, 2 Kelebihan dan 1 Kekurangan - Yang dimaksud dengan parabola mini adalah parabola dengan dish plat berukuran kecil. Ukurannya ada yang berdiameter 45cm, 60cm, 80cm, dan 100cm. Parabola ini paling cocok dipasang lnb ku-band dan s-band. Lnb c-band kurang cocok dengan parabola ini karena ukurannya yang terlalu kecil.

Walaupun c-band bisa dipasang pada parabola ini, namun hasilnya kurang bagus karena tidak mampu menyapu bersih semua frekuensi yang ada dalam 1 satelit. Ditambah lagi untuk bisa menangkap frekuensi c-band, lnb parabola mini harus dipasang conical scalar ring. Silahkan baca: Fungsi Conical Scalar Ring.

Parabola Mini, 2 Keunggulan dan 1 Kelemahan

Seperti disebutkan diatas kalau parabola mini cocoknya untuk lnb ku-band dan s-band. Untuk lnb s-band, hanya ada 1 satelit yang menggunakan frekuensi ini yaitu satelit ses7 dan frekuensi ini digunakan oleh mnc vision, yaitu provider parabola berlangganan. Untuk chanel-chanel yang FTA hanya ada para frekuensi ku-band.

Parabola mini dengan lnb ku-band memiliki 2 kelebihan yaitu:
  1. Ukurannya yang kecil sehingga bisa dipasang dimana saja asalkan dari satelit ke parabola tidak ada penghalang.
  2. Ampuh dari intervensi frekuensi lain. Frekuensi ku-band sangat aman dari gangguan frekuensi lain karena frekuensinya sangat tinggi. Silahkan baca: Jenis-jenis Lnb dan Cakupan Frekuensinya.
Satu-satunya kekurangan pada parabola mini adalah di frekuensi ku-band yang tidak mampu menembus mendung tebal dan hujan. Alhasil kalau cuaca sedang mendung sangat tebal hitam pekat sampai awal hujan, sinyal pada parabola mini akan hilang. Admin sudah mencoba beberapa cara namun hasilnya tetap nihil. Yang bisa dilakukan hanyalah meminimalisirnya.


Walaupun parabola mini memliki 2 kelebihan, namun dengan adanya 1 kekurangan pada parabola mini ini, menjadikan parabola mini kurang cocok untuk wilayah asia. Itulah mengapa di asia kebanyakan satelit menggunakan frekuensi c-band. Dan karena ini pula sebagian parabola berlangganan di indonesia menggunakan dua frekuensi sebagai pilihan yaitu c-band dan ku-band.

Seperti diketahui kalau wilayah asia cenderung curah hujannya tinggi. Bahkan bisa terjadi hujan berhari-hari. berbeda dengan wilayah timur tengah yang curah hujannya sedikit. Itulah mengapa disana hampir semua satelit menggunakan frekuensi ku-band.

Namun kalau pada rumah konsumen tidak memungkinkan dipasang parabola besar atau disana ada intervensi frekuensi yang menganggu, maka jalan satu-satunya adalah menggunakan parabola mini dengan lnb ku-band. Walaupun akan terganggu kalau hujan tetapi kan tidak selamanya hujan terus menerus, Tentunya dalam setahun ada musim mepnghujan dan musim kemarau.

Demikianlah artikel tentang kelebihan dan kekurangan parabola mini dengan frekuensi ku-band.

4 Komentar untuk "Parabola Mini, 2 Kelebihan dan 1 Kekurangan"

  1. Bang, mau tanya kalau untuk parabola bekas indovision apakah bisa dipakai untuk menangkap satelit lain (misal apstar 7)? Jika bisa apa ada yang perlu di-modifikasi?
    Terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tergantung daerahnya. kl beamnya masuk bisa saja. Untuk telkom c-band bisa, dll

      Hapus
  2. Saya baru az pasang parabola mini awal pasang bagus2 tpi keesokn hrinya.maaf ada ada gangguan signal dri sumbernya tunggu beberapa saat lg. Gmn itu y

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kl itu mungkin memang ada gangguan dari providernya

      Hapus

Berkomentar silahkan di kolom ini.

Mohon Tidak Memasukkan Link Aktif dalam Komentar

by ~ Najwa Tehnik

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel