Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Parabola Mini, 3 Kelebihan dan 1 Kekurangan

KreasiParabola.com - Yang dimaksud dengan parabola mini adalah parabola dengan dish plat berukuran kecil. Ukurannya ada yang berdiameter 45cm, 60cm, 80cm, dan 100cm. Parabola jenis ini sangat cocok untuk menangkap frekuensi ku-band.

Walaupun c-band bisa dipasang pada parabola ini, namun hasilnya kurang bagus karena tidak mampu menyapu bersih semua frekuensi yang ada dalam 1 satelit. Ditambah lagi untuk bisa menangkap frekuensi c-band, lnb parabola mini harus dipasang conical scalar ring.

Kelebihan dan kekurangan parabola mini
Parabola Mini Offset 80cm

Kelibihan dan Kekurangan Parabola Mini

A. Kelebihan Parabola Mini

Seperti disebutkan diatas kalau parabola mini cocoknya untuk frekuensi ku-band atau lnb ku-band. Parabola mini dengan lnb ku-band memiliki 3 kelebihan yaitu:

  1. Mudah Dipasang Dimana Saja

    Parabola mini memiliki ukuran yang kecil sehingga bisa dipasang dimana saja asalkan dari satelit ke parabola tidak ada penghalang

  2. Ampuh dari intervensi frekuensi lain

    Frekuensi ku-band sangat aman dari gangguan frekuensi lain karena frekuensinya sangat tinggi


  3. Harga relatif lebih terjangkau

    Dengan ukuran yang kecil tentunya membutuhkan bahan yang sedikit untuk membuatnya. Mungkin hal ini yang menjadikan parabola mini sangat murah

B. Kekurangan Parabola Mini

Satu-satunya kekurangan pada parabola mini adalah rentan terhadap gangguan cuaca. Ini karena frekuensi ku-band tidak mampu menembus mendung tebal dan hujan. Alhasil kalau cuaca sedang mendung sangat tebal hitam pekat sampai awal hujan, sinyal pada parabola mini akan hilang.

Saya sendiri sudah mencoba beberapa cara namun hasilnya tetap nihil. Yang bisa dilakukan hanyalah meminimalisir dari gangguan hujan.

Walaupun parabola mini memliki 2 kelebihan, namun dengan adanya 1 kekurangan pada parabola mini ini, menjadikan parabola mini kurang cocok untuk wilayah asia. Itulah mengapa di asia kebanyakan satelit menggunakan frekuensi c-band.

Dan karena ini pula sebagian parabola berlangganan di indonesia menggunakan dua frekuensi sebagai pilihan yaitu c-band dan ku-band.

Seperti diketahui kalau wilayah asia cenderung curah hujannya tinggi. Bahkan bisa terjadi hujan berhari-hari. berbeda dengan wilayah timur tengah yang curah hujannya sedikit. Itulah mengapa disana hampir semua satelit menggunakan frekuensi ku-band.

Namun kalau pada rumah konsumen tidak memungkinkan dipasang parabola besar atau disana ada intervensi frekuensi yang menganggu, maka jalan satu-satunya adalah menggunakan parabola mini dengan lnb ku-band. Walaupun akan terganggu kalau hujan tetapi kan tidak selamanya hujan terus menerus, Tentunya dalam setahun ada musim mepnghujan dan musim kemarau.

Demikianlah artikel tentang kelebihan dan kekurangan parabola mini dengan frekuensi ku-band.

4 komentar untuk "Parabola Mini, 3 Kelebihan dan 1 Kekurangan"

  1. Bang, mau tanya kalau untuk parabola bekas indovision apakah bisa dipakai untuk menangkap satelit lain (misal apstar 7)? Jika bisa apa ada yang perlu di-modifikasi?
    Terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tergantung daerahnya. kl beamnya masuk bisa saja. Untuk telkom c-band bisa, dll

      Hapus
  2. Saya baru az pasang parabola mini awal pasang bagus2 tpi keesokn hrinya.maaf ada ada gangguan signal dri sumbernya tunggu beberapa saat lg. Gmn itu y

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kl itu mungkin memang ada gangguan dari providernya

      Hapus

Berlangganan via Email